Penulis: Mutia Mutmainnah
Ukuran: 14,5 x 21 cm
Tebal: x + 274 hlm
ISBN: 979-795-190-1
"Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kalian mendurhakai ibu-ibu kalian."
(HR. Bukhari dan Muslim)
"Bersimpuhlah kamu di kakinya karena di sanalah surga itu berasal."
(HR. Thabrani)
Setiap ibu pasti mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya. Doanya akan segera terkabulkan sebagaimana doa para nabi kepada umatnya. Insya Allah, berkah dan ijabah doa ibu akan memudahkan anak dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Akan tetapi sebaliknya. Bila ibu tersakiti oleh kedurhakaan anak sehingga murka dan terlanjur meminta sesuatu balasan untuk anaknya tersebut, siksaan Allah akan segera dirasakan. Bahkan dalam keadaan seperti itu, ketika doa diucapkan, secara nyata akan langsung terbukti. Sebab, doa ibu sangatlah mustajab. Dalam kitab Al Jami'us Shahih diutarakan hadits dari Abi Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Tiga macam golongan yang doanya mustajab dan tidak diragukan lagi kedahsyatannya yakni; doa orangtua kepada anaknya, doa orang musafir (orang yang sedang bepergian), dan doa orang yang dizhalimi." (HR. Bukhari Muslim)
Jadi, jangan pernah sekalipun menyakiti hati ibu, terlebih berani durhaka kepadanya. Sabda Rasulullah SAW, "Al jannatu tahta aqdamil ummahaat (seluruh kebaikan, kesuksesan, dan kejayaan seorang anak akan bermuara di telaga keridhoan ibunya sendiri)."
Keutamaan Taat dan Berbakti kepada Ibu
Dicintai oleh Allah SWT
Memiliki investasi pahala akhirat
Tercapainya kebahagiaan dunia & akhirat
Terbebas dari musibah dan petaka
Diberi keberkahan usia (panjang umur)
Ditambah rezeki dan hartanya
Meninggal dalam keadaan baik (khusnul khatimah)
Dan lain-lain
Akibat Durhaka kepada Ibu
Hidup dalam kemurkaan Allah
Amal kebajikan menjadi sia-sia
Hidup senantiasa sulit & menderita
Dipercepat merasakan azab di dunia
Tidak diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW
Sumber malapetaka bagi diri sendiri & masyarakat
Meninggal dalam keadaan buruk (Su'ul khatimah)
Dan lain-lain